Berita
Industri Lembaran Polikarbonat Bangkit Secara Stabil: Teknologi dan Skenario Mendorong Babak Baru Pembangunan Berkualitas Tinggi
Time : 2026-02-09
Dengan peningkatan standar bangunan hijau global dan percepatan ekspansi industri energi baru, lembaran polikarbonat—berkat karakteristik unggulnya seperti ringan, tingkat transmisi cahaya tinggi, serta tahan bentur—terus memicu permintaan pasar, sehingga industri ini memasuki periode keemasan pertumbuhan yang stabil. Data menunjukkan bahwa ukuran pasar global meningkat dari 3,8 miliar dolar AS menjadi hampir 5,2 miliar dolar AS pada periode 2021–2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 6,5%. Sebagai kekuatan pendorong inti global, ukuran pasar domestik Tiongkok melampaui 12 miliar yuan pada tahun 2025, dengan produksi tahunan lebih dari 850.000 ton, dan secara keseluruhan industri menunjukkan tren pengembangan berkualitas tinggi.
Dari perspektif global, pasar lembaran polikarbonat memiliki karakteristik diferensiasi regional yang signifikan, dan kawasan Asia-Pasifik telah menjadi pusat pertumbuhan. Menurut "White Paper Aplikasi Plastik Teknik" yang dirilis oleh Asosiasi Industri Pengolahan Plastik Tiongkok, produksi tahunan global lembaran polikarbonat melebihi 1,8 juta ton pada tahun 2024, di mana kawasan Asia-Pasifik menyumbang lebih dari 52%. Proses urbanisasi dan pembangunan infrastruktur di Tiongkok, India, serta negara-negara Asia Tenggara terus mendorong permintaan terhadap produk seperti lembaran berongga (hollow sheets) dan lembaran padat (solid sheets). Sebagai produsen dan konsumen terbesar di dunia, Tiongkok telah mengonsolidasikan perusahaan-perusahaan terkemuka seperti Covestro dan Wanhua Chemical, dengan kapasitas produksi domestik yang terus meningkat. Pada tahun 2024, konsumsi nyata mencapai 673.000 ton, naik 6,8% dibandingkan tahun sebelumnya, dan tingkat ketergantungan impor turun menjadi 11,2% secara tahunan.
Inovasi teknologi telah menjadi mesin inti dalam peningkatan industri. Saat ini, industri secara bertahap melepaskan diri dari persaingan homogen pada produk kelas menengah–bawah dan beralih ke arah bernilai tambah tinggi serta berfungsi khusus. Sebagai respons terhadap permintaan skenario baru—seperti kaca sunroof kendaraan energi baru (NEV) dan pelapis belakang fotovoltaik—perusahaan-perusahaan terkemuka telah meningkatkan investasi riset dan pengembangan (R&D), mengoptimalkan proses produksi, serta meluncurkan produk-produk unggulan seperti lembaran polikarbonat kelas optik, kelas tahan api, dan produk termodifikasi anti-ultraviolet, sehingga secara efektif mengisi celah di pasar domestik. Di samping itu, peningkatan karakteristik seperti ringan, dapat didaur ulang, dan hemat energi membuat lembaran polikarbonat selaras dengan tujuan "dual carbon" (karbon netral dan netralitas karbon), serta keunggulan penerapannya di bidang bangunan hijau semakin menonjol.
Perluasan berkelanjutan dari skenario aplikasi telah memberikan dorongan baru bagi pertumbuhan industri. Bidang konstruksi tetap menjadi pasar terdepan, menyumbang 45%. Mulai dari bangunan menggantung "Magic Cube" di Plaza de Bakrisimo Moreno di Ekuador hingga fasad transparan Gedung Konser Porto, lembaran polikarbonat—dengan keunggulan berupa ringan, semi-transparan, dan tahan benturan—telah menjadi bahan pilihan dalam desain arsitektur modern, serta banyak digunakan pada fasilitas publik berskala besar seperti terminal bandara dan stadion. Di saat yang sama, permintaan di bidang-bidang baru seperti kendaraan energi baru (NEV), pelapis belakang fotovoltaik (photovoltaic backsheets), dan terminal cerdas berkembang pesat, mendorong optimalisasi berkelanjutan terhadap struktur produk serta menjadi penggerak inti baru bagi pertumbuhan industri.
Meskipun industri ini menunjukkan momentum pertumbuhan yang baik, industri ini tetap menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan kekurangan struktural produk kelas atas. Para pakar menyatakan bahwa ke depannya, perusahaan perlu terus meningkatkan investasi dalam penelitian dan pengembangan (R&D) guna mengatasi hambatan teknis dalam produksi produk kelas atas, serta mengoptimalkan tata letak rantai pasok guna mengurangi tekanan biaya. Menyongsong periode 2026–2030, dengan meningkatnya standar bangunan hijau dan berkembangnya industri energi baru, ukuran pasar lembaran polikarbonat global diperkirakan akan mencapai 7,2 miliar dolar AS, sementara pasar Tiongkok diperkirakan akan melampaui 18 miliar yuan, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) lebih dari 7%.
Sebagai jenis bahan baru yang memiliki kinerja tinggi sekaligus sifat ramah lingkungan, lembaran polikarbonat secara bertahap menggantikan kaca konvensional dan beberapa plastik teknik, memainkan peran penting di berbagai bidang. Didorong oleh inovasi teknologi dan perluasan skenario penerapan, industri lembaran polikarbonat Tiongkok diperkirakan akan mencapai pengembangan berbasis nilai tinggi, hijau, dan beragam, sehingga memberikan dorongan kuat bagi pengembangan berkualitas tinggi industri bahan baru.
