Berita
Model Fotovoltaik Pertanian Meledak: Xinhai Sunlight Board Manufacturing Co., Ltd. Memimpin Jejak Baru Solar-Plus-Pertanian
Pada tahun 2025, "agrivoltaik" menjadi salah satu kata kunci terpanas di bidang energi dan pertanian.
Hingga kuartal I 2025, kapasitas proyek agrivoltaik Tiongkok telah melampaui 45 GW, meningkat lebih dari 60% dibandingkan tahun sebelumnya, serta mencakup lebih dari 300.000 hektar lahan pertanian.
Model yang menggabungkan pembangkitan listrik fotovoltaik dengan produksi pertanian ini menciptakan peluang tak tertandingi bagi papan cahaya berongga PC modern.
Papan cahaya berongga PC telah menjadi bahan inti untuk rumah kaca agrivoltaik berkat sifat-sifat unggulnya:
• Keseimbangan transmisi cahaya yang sempurna: Papan PC dengan tingkat transmisi 82% menyaring sinar UV berbahaya sekaligus memastikan fotosintesis tanaman.
Formula optik Xinhai mampu menyesuaikan secara presisi tingkat transmisi dan koefisien naungan.
• Insulasi termal yang sangat baik: Papan berongga empat lapis memiliki konduktivitas termal hanya 0,2 W/(m·K), setara dengan dinding bata setebal 250 mm namun hanya seperduapuluh beratnya, sehingga mengurangi biaya energi rumah kaca sebesar 40%.
• Kapasitas menahan beban yang kuat: Papan PC struktural berkekuatan tinggi buatan perusahaan mampu menahan beban salju berat dan gaya angin kencang, dengan tegangan luluh ≥55 MPa.
Xinhai Sunlight Board Manufacturing Co., Ltd.
telah mengembangkan teknologi paten, termasuk pencetakan terintegrasi "ekstrusi bersama UV dua sisi + struktur berongga berkekuatan tinggi".
Produk telah lulus uji penuaan lampu xenon selama 8.000 jam dengan masa pakai lebih dari 15 tahun.
Perusahaan menawarkan beragam produk: tipe bertransmisi rendah dan berisolasi tinggi untuk wilayah utara, tipe standar bertransmisi sedang untuk sayuran dan biji-bijian, serta tipe bertransmisi tinggi dengan fungsi pelindung cahaya untuk tanaman yang menyukai cahaya.
Fitur khusus meliputi lapisan anti-kondensasi, perlakuan anti-kabut, serta permukaan pembersih diri berbasis fotokatalisis nano.
Pendekatan terintegrasi ini berkontribusi terhadap tujuan "dual carbon"—setiap 10.000 meter persegi rumah kaca agrivoltaik menghasilkan sekitar 1 juta kWh per tahun, mengurangi emisi CO₂ sekitar 800 ton sekaligus meningkatkan hasil panen 5–10 kali lipat dibandingkan budidaya di lahan terbuka.
